www.herystrada.com

Sekolahku Disini

Pertama kalinya saya nginjak sekolahan itu ya di TK Kartika 2 yang berada di desa simo kecamatan kwadungan kabupaten ngawi. Sekarang nama TK tersebut sudah dirubah menjadi TK DHARMA WANITA. Masih ingat dulu yang ngajar bernama bu Sri. Seorang guru sekolah pertama yang mengajarkan saya tentang huruf, baca tulis dan nyanyi. Salam sukses bu Sri... Terima kasih atas bimbinganya.

Lanjut berikutnya saya masuk sekolah SDN Negeri Simo 1. Masih berada juga di Desa Simo Kecamatan Kwadungan Ngawi. Pada waktu jembatan masih rusak sering saya berangkat ke sekolah dasar melewati sungai kecil anak dari sungai bengawan solo dan harus berenang untuk melewatinya. Heri Strada kecil sangat bandel di sekolahnya sering berantem dengan teman di sekolahnya, dengan besar hatinya sang nenek sering kali di panggil ke sekolahan.

Setelah angkat kaki dari pendidikan dasar SDN Simo 1 saya akhirnya melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 1 kwadungan. Mengawali sekolah dengan menaiki sepeda angin yang baru dibelikan oleh kedua Orang Tua ku di Jakarta, saya masuk di kelas 1A waktu itu. Karena kenakalan saya akhirnya kelas 2 di pindah ke kelas 2B, di kelas itu tingkat kenakalanku semakin bertambah saja setelah bertenu dengan beberapa kawan yang bandel-bandel pula. yang saya ceritakan itu kalian ( wahyu anak e pak carik waruk, adit boneng cah sangen, andik soko becak cah grogolan, bambang tolet cah soko ). Bagaimana kabar kalian? Kalau ada waktu kita nongkrong2 lagi dikantin ya ,hehehe . Oiya masih ingat nggak ya nama guru yang paling galak? pak Fedrik kali ya guru matematika ,hehehehe

Perekonomian keluargaku yang semakin menurun, harapanku untuk meneruskan sekolah di SMA negeri tidak kesampaian. Saya hanya pasrah yang penting bisa sekolah. Saya memilih SMK YP 17-1 Madiun. Terletak di winongo yang merupakan pusatnya pencak silat di madiun, perjalanan masa sekolahku semakin suram dan brutal. Premanisme, mabuk, judi, hampir setiap hari kulakukan. Memilih jurusan otomotif seperti sebuah lebel yang tak kumengerti karna seringnya bolos sekolah. Sungguh saya murid yang nakal. Saya selalu beruntung karna setiap kenaikan kelas saya selalu di posisi paling akhir diatas murid yang tidak naik kelas.

Karena keterbatasan biaya saya tidak meneruskan ke perguruan tinggi. Jangankan kuliah ,nginjak pintu kampusnya saja saya belum pernah. Selama 1 tahun menjadi pengangguran di desa,perasaan itu lelah. Akhirnya saya memutuskan hijrah ke Jakarta untuk mengadu nasib.

Apakah sekolah itu penting? PENTING. sekolahlah yang benar. apakah sekolah itu harus setinggi mungkin? saya tidak tau, yang terpenting saya jalani sekarang ya bagaimana caranya memberikan pekerjaan bagi para sarjana itu. Mereka kan yang pinter, ya saya orang bodoh tinggal tunggu laporan saja. Selesai tho, jadi jangan pernah membatasi diri hanya karena pendidikan , buktikan jika semua itu mampu jika kita mau.

TK Kartika 2 Desa Simo, Lulus Tahun 1992
SD Negeri Simo 1 ,Lulus Tahun 1998
SMP Negeri 1 Kwadungan ,Lulus Tahun 2001
SMK YP 17-1 Madiun ,Lulus Tahun 2004
Universitas Bung Karno
                                  

4 komentar:

Anonim mengatakan...

wah ketemu om bob muda nih .hebat pak

Anonim mengatakan...

setuju dengan pendapat bapak satu ini. muda penuh inspirasi sukss yang tak terbatasi oleh pendidikan. maju dan horas bah

Craft Cell mengatakan...

ayooo pak heri ulik duwet 100 gambar gunung neng pojok buri kelas

Craft Cell mengatakan...

sukses slalu teman

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms